Short Trip to Solo Jogja - Day 1

Berawal dari keinginan untuk mengisi waktu selama liburan dan reuni bersama anak kosan, akhirnya terealisasikanlah jalan jalan singkat ke kota Solo dan Jogja, selama 3 hari 3 malam. YEAY!

Kami berangkat bertiga menuju Solo dari Kota Jombang. Awalnya kami hanya bertiga dari sini, karena dua anggota kosan yang lain (Ima dan Mitha) memang sudah penghuni Jawa Tengah, yaitu Kota Karanganyaaaar. (yeaaah, mereka mah tinggal ongkang ongkang kaki juga udah nyampe Solo). Oleh karena itu, kita sepakat untuk menobatkan mereka sebagai tour guide dalam trip kita kali ini. 
Well, langsung aja kali ya masuk ke cerita inti... hewhew

Jadi, kami bertiga berangkat dari Jombang pada Senin, 4 Nov 2012. Kami berangkat menuju Solo dengan kereta Logawa pukul 11 an. Kurang lebih pukul 10 kami bertiga (Saya, Nina, dan Etika) sudah duduk manis  di Stasiun Jombang. Sempet kangen kangenan bentar, sambil ngomongin topi saya yang agak 'tampil' di stasiun waktu itu hahaha.

Akhirnyaaa, kereta Logawa pun tiba. Kami langsung buru-buru cari gerbong dan cari tempat duduk yang sesuai dengan tiket kami. Aha! Dapat! Di antara dua kursi yang saling berpasangan itu ada seorang 'mbak-mbak' yang sepertinya sudah cukup lelah karena perjalann panjang dari kota-kota sebelumnya. Oke, ada tiga kursi yang kosong, daaaan itulah singgasana kami untuk beberapa jam kedepan.

Niat awalnya sih, selama di kereta kita mau save energy, karena perjalanan masih panjang untuk tiga hari ke depan. Yaaah, tapi tau sendiri kan? Kebiasaan orang yang selama bertahun-tahun tinggal dalam satu atap (yang udah biasa makan bareng, jalan bareng, masak bareng, kerja bakti bareng, cerita bareng, sampe tidur bareng) tiba-tiba berpisah dan ternyata sekarang dipertemukan kembali? Apalagi cewek cewek?? hahaha yap, bener! ngooobroooool kesana kemari, nyerocooooos tanpa henti. Dari pantat nempel di kursi kereta sampe pantat diangkat lagi pertanda turun dari kereta, kita ngobrol tanpa henti gak mari-mari. Dari ceritain diri sendiri, cerita diantara kita, sampai ngomongin orang (ups) semua dijabanin. Itu pun masih belom semua sanggup kita ceritakan, karena memang masih terbatas oleh waktu huhu. Okay, akhirnya 4 jam kemudian terdengarlah sayup sayupsuara dari kejauhan  'Solo Jebres... Solo Jebres...' yeup, sudah saatnya kita bersiap siap untuk turun. Disinilah stasiun destinasi kita untuk mengawali perjalanan yang akan begitu meeenyenangkan.

Sesampainya di Stasiun Solo Jebres, kita turun dari kereta dan celingukan kesana kemari. Langsung menghubungi Ima dan Mitha yang sudah siap menjemput dan mengajak kita jalan jalan bersamaaa :) dan ternyata mereka berdua sudah siap di depan stasiun,  tidak lupa bersama kereta kencana.
Stasiun Solo Jebres bukanlah stasiun yang besar, sehingga cukup beberapa langkah saja untuk sampai di parkiran depan stasiun. Dari kejauhan sudah terlihat seorang Mitha dengan style CETAR nya yang sedang sedang menghadap ke jalan. Sontak mulut mulut ini, berteriak. "Mithaaaaa!!!" dan mitha pun langsung menoleh sambil menarik Ima yang tiba tiba udah di rangkul di sampingnya hahaha. Dan seorang Ima pun hari itu nampak sedikit berbeda, lebih feminim dengan outer batiknya yang cantik (outernya... hahaha enggak enggak im. Ima nya juga cantik, efek abis makan soto bareng kali ya.. *ups*)

Lanjuuut, kita semua sudah duduk manis dalam kereta kencana dan dikendarai oleh seorang Ima yang sudah berhasil kemana-mana tanpa SIM di dompetnya. Keluar dari Stasiun Solo Jebres kita langsung berputar-putar mengelilingi kota Solo, ditunjukin ini ikon-ikon Kota Solo, nama jalan nge hits, kantor-kantor di Solo, tempat bersejarah di  Solo, daaan ini lhooo... itu lhooo... lainnya sepanjang jalan.

Karena perut lapar, akhirnya kita memutuskan untuk makan terlebih dahulu. Karena ini judulnya 'trip' yaaa, jadi kita nggak mau makan di tempat tempat biasa. Kita maunya makan menu khas yang ada di kota itu, daaan pilihan kita jatuh kepada Warung Selat Mbak Lies!  
Yak, setelah beberapa kali nyasar dan tak tau arah. akhirnya kita sampai juga di Jalan Serengan, sebuah gang sangat kecil tempat warung ini berada. Kata pertama yang keluar dari mulut begitu melihat interiornya adalah, WOOOW! Saya bener-bener takjub dan suka dengan interiornya yang sangat unik :) selain itu waiter dan waitress selalu pakai kostum yang lucu dan berganti terus setiap hari.


berfoto di depan warung selat mbak lies (Lina, Etika, Mitha, Nina)


Ima, Nina, Etika, Lina


penampakan selat solo


from warungselat.wordpress.com


Setelah puas makan dan berfoto-foto di selat solo, kami langsung bersiap berputar putar di Kota Solo lagi, kali ini mampir di Keraton Solo dan berputar putar di sekitarnya. Di depan keraton kami sempat bertemu dengan dua orang eyang-eyang (yang sepertinya abdi dalem keraton), kita panggil kedua eyang itu soalnya pengen foto bareng. lucu banget, dengan gayanya yang sepertinya masih begitu kental. Namun salah satu dari eyang itu sepertinya enggan untuk difoto, mungkin beliau takut atau berpikir sesuatu yang macam macam. Dan maaf saya juga jadi nggak enak hati, mau upload fotonya disini :( padahal tadinya pengen

Karena di antara kami ada seorang cinderella yang dilarang keluyuran malam-malam (kalo lagi di Solo-Karanganyar) alhasil, sore itu kita harus segera pulang ke istana-istana Mitha dan Ima di Karanganyar.

Review hari pertama done! tunggu review hari kedua dan ketiga di postingan selanjutnya ya!


0 comments:

Poskan Komentar

 

follow me

pageviews